I. LATAR BELAKANG
1. Bahwa yang melatar belakangi terbentuknya jemaat dan dibangunnya Gereja katagorial TNI-AD Kabeth Suli adalah sebagai berikut :
1. 2. Bahwa pada tahun 1959 terjadi relokasi Batalion Depot Infanteri XI dari Benteng Air Salobar ke Suli Atas.
2. 3. Bahwa pada tahun 1961 asrama darurat dibangun yang kegunaannya untuk pelatih dan anggota kompi Demlat.
3. 4. Bahwa terjadinya pembinaan mental spiritual umat dimulai sejak tahun 1961 dipimpin oleh Kepala Rawatan Rohani protestan Daerah Militer XV
saat itu pendeta P. Mairissa, Mayor Titular yang pelaksanaannya 1 bulan sekali.
4. 5. Bahwa untuk memperlancar tugas pelayanan dan pembinaan mental spiritual umat dalam satuan saat itu maka, Komandan BDI XI Mayor infantry F.L. Sihanenia menunjuk 5(lima) orang anggota dengan kapasitas sebagai kontakman antara lain :
∙ - Pelda M. Latuheru sebagai ketua kontakman dan anggotanya masing-masing
∙ - Serma A. Kantohe
∙ - Sertu J. Lumamuly
∙ - Sertu C. Tutuhatunewa
∙ - Sertu A. B. Papuling
II. II. SEJARAH TERBENTUKNYA JEMAAT DAN BERDIRINYA GEREJA KATEGORIAL TNI – AD KABETH SULI
1. Bahwa Bangunan Gedung Gereja ada dalam satuan sampai dengan saat ini, berawal dari terbentukannya Paduan Suara yang kidung pujiannya diperdengarkan dalam ibadah minggu pada setiap 2 (dua) minggu sekali di jemaat GPM Baitrafa Suli, dan adanya kegiatan Sekolah Minggu serta ibadah dirumah-rumah keluarga.
2. Berdasarkan point satu diatas, maka pada bulan April 1962 atas persetujuan Ka.Rohprot Dam XV Pattimura Ibadah Minngu dapat dilaksanakan tepat Pukul 17.00 WIT bertempat di ruangan Kelas Piere Tandean, dengan pemimpin ibadah Pdt. A. Werinussa , Ketua Majelis Jemaat GPM Suli yang ditugaskan sebagai tenaga pembantu pelayanan.
3. Dalam perkembangan pelayanan, maka pada bulan Juli 1963, diadakan rapat Kontakman bersama warga jemaat, untuk membangun Gedung Gereja darurat, dan atas kesepakatan ditunjuk Pelda. P. Tuankotta sebagai ketua panitia dan dibantu oleh seluruh warga jemaat yang ada.
4. Pada bulan Oktober 1963 Gedung Gereja darurat dibangun diatas tanah milik jemaat GPM Baitrafa suli dan dikerjakan oleh warga jemaat yang ada dalam satuan Rindam XV Pattimura dan dibantu oleh saudara – saudari kita dari jemaat GPM Baitrafa Suli dan selesai pada bulan Desember 1963 dan diresmikan pada tanggal 22 Desember 1963 oleh Dan Rindam XV Pattimura saat itu Letkol B. Ismari dan di thabiskan oleh Ka.Rohprot Dam XV Pattimura pdt. P. Mairissa Mayor tituler dan gedung gereja tersebut diberi nama KANDANG BETLEHEM (KABETH).
5. Dalam perkembangannya maka Kontakman membentuk Panitia Pembangunan Gedung Gereja yang parmanen yang diketuai oleh Kapten O. Tatipikalawan dan Batu pertamanya diletakan pada tanggal 26 Desember 1966.
6. Sehubungan dengan alih tugas Ketua Panitia ke satuan yang lain maka diganti dengan Kapten W. S. Thenu dan pada tanggal 10 Nopember 1971 Panitia berhasil mencanangkan tiang bermula yang pelaksanaannya oleh Ka. Rohprot Dam XV Pattimura saat itu Pendeta A. J. Manuputty Letkol Tituler.
7. Pada tanggal 31 Maret 1972 terjadi musibah menimpa Panitia yaitu Gedung Gereja yang baru dibangun roboh akibat diterpanya angin topan.
8. Akibat robohnya bangunan tersebut maka Komandan Resimen Induk Daerah Militer XV Pattimura Kolonel Infantri Yancy Raib mengambil alih selanjutnya memerintahkan Dan Denma sebagai pelaksana Pembangunan dan Panitia sebagai superfisi.
9. Pencanangan tiang bermula kembali dilaksanakan pada hari Paskah kedua tahun 1972 dan dapat dikatakan berjalan dengan baik hingga selesai pada tahun itu juga. Dengan sumber dana 80 persen swadaya warga Jemaat 20 persen sumbangan Komando
10. Peresmian Gedung Gereja baru tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 1972 oleh Panglima Daerah Militer XV Pattimura yang diwakili oleh Kasdam XV Pattimura Kolonel Luky Ichwan dan di thabiskan oleh Ka Rohprot Dam XV Pattimura Pendeta A. J. Manuputty Letkol Tituler. Sehingga dapat kami simpulkan bahwa Jemaat Katagorial TNI-AD Kabeth telah memiliki sebuah Gedung Gereja mulai dari Darurat sampai dengan permanent dan hingga hari ini Minggu 22 Desember 2013 telah memasuki Hari Ulang Tahun yang ke 50.
11. Bahwa dalam perkembangannya maka melalui persidangan Jemaat ke 13 melalui bidang Umum / Kerumah tanggaan dalam sidang Pleno telah merekomendasikan kepada Majelis Jemaat untuk Membentuk dan Melantik Panitia Konsistori, maka pada tanggal 1 Juni 2003 dalam ibadah Minggu telah melantik Panitia tersebut yang diketuai oleh Purnawirawan Peltu A. P Hattu sebagai ketua dengan Surat Keputusan Nomor : 07/SK/BPJ/KB/VI/2003.(daftar nama-nama Panitia terlampir).
12. Tahun 2004 Pemilihan Majelis Jemaat yang ketiga, terpilih 18 orang priode 2005 - 2010, 9 Penatua, 9 Diaken dan dithabiskan pada tanggal 9 Januari 2005. (daftar nama terlampir)
13. Bahwa pada tahun 2004 sebelum pekerjaan Konsistori dimulai, Panitia Pembangunan Konsistori dan Majelis Jemaat melakukan Rapat Kordinasi bersama dengan Bpk Pdt Th. A. Tetelepta selaku Koordinator Jemaat-Jemaat Katagorial TNI-AD maka petunjuk yang disampaikan berupa usul dan saran bahwa alangkah baiknya pembangunan Konsistori dialihkan ke Pembangunan Gedung Gereja yang baru mengingat bangunan yang ada telah termakan usia.
14. Dengan memperhatikan usul dan saran tersebut maka persidangan Jemaat ke–15 tanggal 04 April 2005 melalui Bidang Umum/ Kerumah tanggaan telah merekomendasikan kepada Majelis Jemaat untuk merevisi ulang Panitia Pembangunan Konsistori menjadi Panitia Pembangunan Gedung Gereja Baru.
15. Bahwa dengan memperhatikan point 14 tersebut diatas maka, Majelis Jemaat telah merevisi Panitia Konsistori menjadi Panitia Pembangunan Gedung Gereja Baru, dengan tetap mempertahankan Purnawirawan Peltu A.P. Hattu sebagai Ketua maka, pada tanggal 17 April 2005 dalam ibadah Minggu telah melantik Panitia Pembangunan Gedung Gereja Baru tersebut dengan Surat Keputusan Nomor : 06/SK/BPJ/KB/IV/2005.( daftar nama Panitia terlampir).
16. Pencanangan tiang pertama Pembangunan Gedung Gereja Baru dilaksanakan pada tanggal 05 Pebruari 2006 seusai Ibadah Minggu dipimpin oleh Bpk Pendeta Th. A. TETELEPTA bersama 2 (dua) Pendeta lainnya yakni Bpk. Pendeta M. Siahaya dan Pendeta Nn. Ine Pelamonia, S.Si.
17. Bahwa selama proses pekerjaan Pembangunan Gedung Gereja baru dilaksanakan dan untuk tidak terganggunya proses pelayanan maupun pekerjaan pembangunan gedung gereja tersebut, maka pada tanggal 17 Pebruari 2008 dilakukan rapat bersama antara Panitia Pembangunan, Majelis Jemaat dan Warga Jemaat, untuk membangun lagi sebuah gedung gereja sementara, yang pelaksanaannya tetap dalam tanggung jawab Panitia Pembangunan Gedung Gereja baru, maka pada tanggal 1 Mei 2008 dilaksanakan peletakan batu pertama dan proses penyelesaiaannya terjadi selama 1 (satu) bulan lebih, sehingga gedung gereja sementara tersebut dapat dithabiskan pada hari Minggu tanggal 15 Juni 2008 oleh Bapak Pendeta J. Jambormias, S.Th.
18. Bahwa atas tuntunan dan pemeliharaan Tuhan maka proses pekerjaan pembangunan Gedung Gereja baru, boleh diselesaikan oleh Panitia Pembangunan Gedung Gereja pada awal bulan Desember 2010, maka untuk maksud tersebut panitia Peresmian yang dilantik dengan Surat Keputusan Nomor : 04/SK/MJ/3/2010 pada tanggal 14 Maret 2010 melakukan koordinasi bersama Majelis Jemaat dan Panglima Kodam XVI Pattimura maka pada hari Minggu tanggal 09 Januari 2011 Gedung Gereja Baru Jemaat Katagorial TNI –AD Kabeth Suli dithabiskan oleh Majelis Pekerja Harian Sinode GPM Bapak Pendeta J. M. Noya, Mth dan diresmikan oleh Komandan Rindam XVI Pattimura Bapak Kolonel Infantri Radman Wiady dengan tetap mempergunakan nama Gereja Kandang Betlehem (KABETH).
19. Bahwa walaupun telah dithabiskan dan diresmikannya Gedung Gereja yang baru tersebut pada tanggal 09 Januari 2011 namun proses perayaan HUT Gereja Kabeth tetap dilaksanakan pada setiap tanggal 22 Desember Tahun berjalan dengan dasar pertimbangannya adalah Sejarah terbentuknya Jemaat maupun Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Kandang Betlihem (KABETH) pada tanggal 22 Desember 1963 dengan kata lain bahwa gedung Gereja boleh baru, namun nama Gereja dan jemaatnya tidak pernah berubah, sehingga proses perhitungan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Kabeth tetap memperhitungkan sejak terbentuknya Jemaat maupun Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja awal pada tanggal 22 Desember 1963 sehingga tepat dihari ini Selasa, 22 Desember 2015 Jemaat dan Gereja Kabath telah memasuki usia yang ke 52 Tahun ;-
III. III. PENUTUP
Demikianlah sejarah terbentuknya Jemaat dan Gereja Katagorial TNI – AD Kabeth Suli dengan perkembangannya yang dapat kami sampaikan untuk diketahui oleh semua pihak, semoga Tuhan Kita Yesus Kristus Putra Natal senantiasa menyertai dan memberkati kita semua dalam melaksanakan Misi-Nya didunia ini hingga Maranatha.
Lorem ipsum dolor sitope amet, consectetur adipisicing elitip. Massumenda, dolore, cum vel modi asperiores consequatur suscipit quidem ducimus eveniet iure expedita consecteture odiogil voluptatum similique fugit voluptates atem accusamus quae quas dolorem tenetur facere tempora maiores adipisci reiciendis accusantium voluptatibus id voluptate tempore dolor harum nisi amet! Nobis, eaque. Aenean commodo ligula eget dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit leget odiogil voluptatum similique fugit voluptates dolor. Libero assumenda, dolore, cum vel modi asperiores consequatur.